Kamis, 30 November 2017

contoh surat keterangan hamil



SURAT KETERANGAN HAMIL
Nomor : 003/MWR/X/ 2017

Yang bertanda tangan dibawah ini, selaku Bidan Klinik Mawar, dengan ini menerangkan bahwa :
Nama               : Ny. Desi
Umur               : 26 tahun               
Alamat            : jl. Masjid ainul yaqin rt/rw 9/5, Jati Asih

Dari hasil pemeriksaan di dapat :
Ibu                   :  G2 P1 A0 Hamil 33 minggu.
               
Janin                :  Tunggal, hidup intra uterin, presentasi kepala, Djj (+) 137 x/m PUKA.

Demikian   surat   keterangan   ini   dibuat   untuk   dapat   dipergunakan   sebagaimana mestinya.


                                                                                   
                                                                                                    Bekasi, 19 November 2017

          

                                                                                                         Bd. Kiki Rachmila

Rabu, 05 November 2014

KEBUTUHAN IBU HAMIL


1.      Kebutuhan protein
Ibu hamil mengalami peningkatan protein sebanyak 68%. Widya Karya pangan dan gizi nasional menganjurkan untuk menambah asupan protein menjadi 12% perhari atau 75-100 gram.
2.      Kebutuhan Kalsium
Menurut mochtar Rata-rata 1,5 gr/hari, Sedangkan pada trimester akhir memerlukan 30-40 gr/hari. Menurut pantikawati 500 mg/hari.
3.      Asam folat
Menurunkan resiko kerusakan otak jani, kelainan neural, spina bifida dan anencephalus pada ibu hamil yang normal maupun yang beresiko, akibat kekurangan asam folat  berhubungan dengan cacat bawaan pada otak dan sumsum tulang  belakang selain celah bibir dan langit-langit mulut. Sebaiknya mengkonsumsi asam folat adalah sejak periode menstruasi berakhir (HPHT) sampai lima minggu kehamilan pertama kehamilan (booth, 2005)atau mulai dari 2 bulan sebelum konsepsi, berlanjut hingga 3 bulan pertama kehamilan (pantikawati, 2010). Pemberian dosis  asam folat pada ibu hamil dengan besaran 280, 660 dan 470 mcg untuk trimester 1. Untuk preventif 500 mcg. Untuk kelompok dengan faktor resiko 4 mg/hari, jika dengan riwayat bayi yg menglami NTDs’ 4-5 mg/hari.
4.      Kebutuhan zat besi
Kebutuhan zat besi selama hamil meningkat sebesar 300% sekitar 800mg atau 30-50 mg/hari. Manajemen pemberian tablet fe dianjurkan berisi 60 mg zat besi dan 500 mcg asam folat, paling sedikit diminum satu tablet sehari selama 90 hari berturut-turut. Ingatkan kepada ibu untuk tidak meminum tablet teh/kopi karena dapat mengganggu penyerapan tablet.
5.      Body mechanic
Ø  Pakailah sepatu dengan hak yang rendah / tanpa dan jangan terlalu sempit
Ø  Posisi tubuh saat mengangkat beban, dalam keadaan tegak dan pastikan beban terfokus pada lengan
Ø  Tidur dengan posisi kaki ditinggikan
Ø  Duduk dengan posisi punggung tegak
Ø  Hindari duduk atau berdiri terlalu lama (ganti posisi secara bergantian untuk mengurangi ketegangan otot)

 
6.      Lain-lain
·      Pemeriksaan hb dianjurkan untuk ibu hamil yaitu pada kunjungan pertama dan pada kehamilan 28 minggu atau lebih sering jika ada tanda-tanda anemia,
·       kebutuhan posfor pada ibu hamil 2 gr/hari
·       makan coklat hitam selama kehamilan memiliki keuntungan karena mengandung magnesium, vit B, zat besi namun jika terlalu banyak mengkonsumsinya dapat terjadi ketidakseimbangan gizi.
·      Penyebab morning sickness akibat kurangnya B6, akibat hormon, stress dan kelatihan. Cara menguranginya adalahh dengan mengkonsumsi teh lemon, teh daun raspberry, teh dengan campuran jahe. Aroma terapi dengan menghirup minyak essensial / papermint dari botol.
·      Hubungan seksual selama kehamilan diperbolehkan, dianjurkan memakai kondom agar semen (mengandung prostaglandin) tidak merangsang kontraksi uterus. Hubungan seksual selama kehamilan tidak dilarang selama tidak ada riwayat penyakit seperti sering abortus dan kelahiran prematur, perdarahan pervaginam, koitus harus dilakukan dengan hati-hati terutama pada minggu terakhir kehamilan, bila ketuban pecah, koitu dilarang karena dapat menyebabkan infeksi janin intra uterin
·      Senam hamil berfungsi untuk melancarkan sirkulasi darah, menambah nafsu makan, membuat pencernaan lebih baik serta dapat menjadi nyenyak.
7.      Hal yang perlu diperhatikan untuk ibu hamil
v Mengkonsumsi alkohol saat hamil meningkatkan resiko keguguran, lahir mati, prematuritas,BBLR, gangguan syaraf, dan reterdasi mental. Bahkan alkohol dalam jumlah kecil yang dikonsumsi secara konsisten bisa berdampak negatif pada bayi. Dalam trimerter 2 alkohol mengganggu perkembangan otak dan pada trimester 3 alkohol dapat membunuh sel-sel otak yang sudah ada dan menghentiksn perkembangan sistem syaraf. Karena tidak diketahui jumlah aman untuk dikonsumsi yang terbaik adalah menghindari penggunaan alkohol. Alkohol dapat melewati plasenta dan merupakan zat yg beracun bagi bayi, dapat memberikan pengaruh buruk terhadap janin yang sedang berkembang khususnya antara minggu ke-4 dan 10 kehamilan.
v Mengkonsumsi rokok dapat mempengaruhi peredaran darah dan membuat ibu dan bayi terpajan bahan kimia berbahaya. Setiap kali ibu hamil merokok, bayinya mendapatkan lebih sedikit oksigen. Nikotin dalam rokok menurunkan aliran darah ke plasenta, pada saat yang sama CO menurunkan kumlah O2 yang dibawa oleh darah. Selain itu terdapat ganhan kimia toksik yang bisa mengganggu perkembangan bayi dan meningkatkan resiko komplikasi kehamilan, keguguran dan IUFD.
Untuk yang perokok pasif  dapat menimbulkan berbagai masalah kesehatan dan meningkatkan resiko keguguran serta kelahiran prematur. Selain itu juga terdapat hubungan antara merokok pasif saat hamil dengan peningkatan resiko tumor sistem syaraf pusat pada anak-anak dan penurunan IQ.
v  Kopi yang mengandung kafein yang dapat menyebabkan keguguran, bayi lahi prematur, BBLR. Dalam secangkir kopi terdapat 150 mg kafein. Jadi sebaiknya ibu hamil menghindari kafein. Kafein terkandung di dalam kopi, teh hijau, soft drink (30-60 mg), coklat (26 mg/once).

v 







Selain itu keju yang tidak terpasteurisasi untuk mengurangi infeksi Listeria monocytogenes. Telur kepiting dan produk yg mengandung telur kepiting seperti mayonaise untuk mencegah infeksi salmonella dan daging yang tidak matang, merupakan sumberinfeksi Listeria, Eschericia coli dan toxoplasma

Rabu, 28 Mei 2014

Istilah dalam Kebidanan

1.        Menarce adalah menstruasi pertama yang biasa terjadi dalam rentang usia 10 – 16 tahun atau pada masa awal remaja
2.        Menorrhagia  adalah  perdarahan haid yang lebih banyak dari normal (lebih dari 80ml/hari) atau lebih lama dari normal (lebih dari 8 hari), kadang disertai dengan bekuan darah sewaktu haid
3.        Metrorrhagia  adalah  suatu perdarahan iregular yang terjadi di antara dua waktu haid dalam waktu yang lebih singkat dengan darah yang dikeluarkan lebih sedikit
4.        Vaginitis adalah  adanya radang pada introitus vagina yang ditandai dengan leukore, rasa gatal, merah dan bengkak
5.        Mastalgia  adalah  rasa nyeri dan pembesaran mamma yang merupakan gejala sebelum tiba
6.        Oligomenorea  adalah  Oligomenorea merupakan suatu keadaan dimana siklus haid memanjang lebih dari 35 hari, sedangkan jumlah perdarahan tetap sama
7.        Amenorea  adalah keadaaan tidak terjadinya haid pada seorang wanita. Hal tersebut normal terjadi pada masa sebelum pubertas, kehamilan dan menyusui, dan setelah menopause
8.        Polimenorea  adalah siklus haid yang lebih sering (siklus haid yang lebih singkat dari 21 hari) dengan pola yang teratur dan jumlah perdarahan yang relatif sama atau lebih banyak dari biasanya
9.        Dysmenorea adalah nyeri perut yang berasal dari kram rahim dan terjadi selama menstruasi
10.    Mittelschmerz adalah rasa nyeri antara haid terjadi kira-kira sekitar pertengahan siklus haid atau pada masa ovulasi
11.    Klitorimegali adalah gejala interseksualitas, karena klitoris membesar sehingga menyerupai penis
12.    Slinger pain adalah nyeri goyang serviks, palpasi perut terasa tegang dan pemeriksaan dalam sangat nyeri, terutama bila porsio digerakkan akan terasa nyeri
13.    Chadwick sign  adalah hipervaskularisasi yang menyebabkan perubahan warna servik, vagina dan vulva yang kebiruan warna pada 6-8 minggu
14.    Pap’s test  adalah pap’s smear, pemeriksaan sitologik epitel porsio serviks uteri untuk deteksi dini adanya kelainan praganas pada porsio serviks uteri pemeriksaan usapan mulut rahim untuk melihat sel-sel mulut rahim (serviks) di bawah mikroskop
15.    IVA adalah inspeksi visual dengan asam acetat, metode untuk mendeteksi dini kanker leher rahim yang murah meriah menggunakan asam asetat 3-5% dan tergolong sederhana serta memiliki keakuratan 90%
16.    Kolposkopi adalah pemeriksaan permukaan epitel serviks dan vagina dengan menggunakan alat mikroskop berkekuatan lemah dan cahaya yang sangat terang, alat tersebut dinamakan kolposkop
17.    Histeroskopi adalah endoskopi untuk memeriksa rongga uterus seperti kanalis servikalis, kavum uteri serta ostium tuba uteri kiri dan kanan
18.    Laparoskopi adalah suatu instrumen untuk melihat rongga peritoneum
19.    Ligasi tuba adalah sterilisasi permanen dengan pembedahan yang memotong dan mengikat atau penyumbatan tuba (saluran telur dari ovarium ke rahim)
20.    Hidrotubasi adalah salin sonografi, suatu tindakan medis menggunakan alat khusus yang bertujuan untuk memasukkan obat langsung ke rongga rahim dan saluran telur yang diperkirakan mengalami gangguan akibat infeksi atau peradangan, dengan tindakan tersebut diharapkan gangguan pada saluran telur dapat teratasi
21.    Histerosalfingografi adalah pemeriksaan untuk mengetahui bentuk dari kavum uteri, bentuk dari liang tuba dan kalau ada sumbatan, tempat sumbatan tampak jelas
22.    Deteksi ovulasi adalah bagian integral pemeriksaan infertilitas karena kehamilan tidak mungkin terjadi tanpa ovulasi
23.    Ovulasi adalah proses pecahnya folikel de Graaf disertai suhu basal yang meningkat 0,5OC per rektal dan disertai lendir serviks, terlepasnya sel telur masak dari folikel, biasanya terjadi antara hari ke-9 dengan ke-17 sesudah permulaan haid
24.    Uji muscus serviks adalah metoda berdasarkan hubungan antara pertumbuhan anatomi dan fisiologi serviks dengan siklus ovarium untuk mengetahui saat terjadinya keadaan optimal getah serviks dalam menerima sperma
25.    Uji paska senggama adalah Mengetahui ada tidaknya spermatozoa yang melewati serviks ( 6 jam pasca coital ).
26.    Dyspareunia adalah  nyeri pada waktu berhubungan seksual yang disebabkan oleh kelainan organik atau faktor psikologi
27.    Douglas punksi adalah membuat lubang menembus forniks posterior vagina sampai menembus ke kavum douglas
28.    Ovum pick-up adalah panen (pengambilan) folikel yang matang yang diharapkan  terdapat sel telur (ovum) pada folikel tersebut setelah dilakukan proses sebelumnya sehingga dapat diketahui ada atau tidaknya sel telur sesudah dilakukan pengambilan dan pemrosesan dilabarotorium (invitro)
29.    Marsupialisasi adalah pilihan terapi apabila setelah penggunaan kateter word terjadi rekurensi atau tidak ada kateter word
30.    Swab vagina adalah pemakaian segumpal kapas untuk mengangkat cairan vagina kemudian diusapkan pada kaca objek untuk diperiksa secara mikroskopis
31.    Leukorea adalah keputihan. Rabas berbau dan berwarna putih; nama gejala yang diberikan pada cairan yang dikeluarkan dari alat genital yang tidak berupa darah
32.    Hymenoplasty adalah operasi memperbaiki himen
33.    Vaginoplasty adalah operasi plastik untuk memperbaiki bentuk atau vagina
34.    Kolforafi adalah tindakan penjahitan liang senggama melalui pembedahan, tindakan mengangkat sebagian besar selaput lendir dinding vagina, kemudian pinggir-pinggir luka operasi ditautkan, dilakukan apabila rahim atau vagina turun
35.    Histerektomi adalah pengeluaran isi rahim melalui pembedahan
36.    Salfingektomi adalah eksisi tuba uterina
37.    Ooforektomi adalah mengeluarkan indung telur melalui pembedahan atau tindakan menghancurkan indung telur
38.    Ovarian reserve  adalah cadangan sel telur pada ovarium
39.    FSH (Follicle Stimulating Hormone) adalah hormon yang dihasilkan oleh hipofisis untuk merangsang pertumbuhan folikel di ovarium, merupakan glikoprotein dengan berat molekul 34.000 delton dan terdiri dari rantai alfa 92 asam amino, sedangkan rantai beta 118 asam amino
40.    LH (Luteinezing Hormon) adalah glikoprotein dengan berat molekul 28.000 delton dan terdiri pula dari dua lantai
41.    Estradiol  adalah  estrongen yang paling kuat pada manusia
42.    Galaktorea  adalah   keluarnya air susu ibu spontan dan banyak, diluar masa laktasi, waktu hamil atau tidak hamil
43.    Hirsutisme  adalah  keadaan dengan pertumbuhan rambut yang berlebihan pada kulit di tempat biasa seperti kepala dan ekstremitas
44.    Molimina mensrualia  adalah  sakit perut bawah pada saat haid
45.    Hematokolpos  adalah  timbunan darah haid dalam vagina karena himen tertutup; pengumpulan darah atau getah menstruasi didalam vagina terjadi apabila liang senggama tertutup selaput darah (hymen) yang belum tembus, tidak berlubang atau tertutup oleh parut luka
46.    Hematometra  adalah  timbunan darah haid dalam vagina karena himen tertutup, genangan darah atau getah menstruasi dalam rongga rahim karena terhalang keluar melalui leher dan mulut rahim
47.    Pyosalphinx  adalah  timbunan nanah pada tuba falopii
48.    Kryptomenorea  adalah darah haid tidak dapat keluar karena tertutupnya traktus genetalis

 Refrensi:
Maimunah Siti (2002). Kamus Istilah Kebidanan. Jakarta : Buku kedokteran ECG
Widyastuti Yani dkk (2009). Kesehatan Reproduksi. Yogyakarta : Fitramaya